Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Mei 2015

Para Aktris yang Mengawali Debut Filmnya dengan Rano Karno



Dalam seni peran, nama Rano Karno sudah begitu melekat di dunia perfilman tanah air. Peran dan pengaruhnya sangat besar dan berarti. Beliau memulai karir aktingnya sejak usia anak-anak atas ajakan ayahnya, Soekarno M. Noor, hingga menjadi bintang idola remaja di akhir tahun 70-an hingga 80-an. Dalam perjalanan filmografinya, Rano Karno sering dipasangkan dengan bintang-bintang muda wanita sebagai pendatang baru di dunia perfilman. Tak jarang nama mereka kemudian semakin bersinar setelah itu.

Berikut ini saya sajikan beberapa nama aktris yang mengawali debut mereka sebagai pemeran utama di sebuah film mendampingi Rano Karno :

1.    Yessy Gusman
Bersama Rano Karno, mereka disebut sebagai salah satu pasangan legendaris nan romantis karena selalu menghadirkan chemistry yang kuat dalam film-film yang mereka bintangi. Film bersama mereka diawali sejak Romi dan Yuli (1974) dimana saat itu mereka masih anak-anak. Setelah remaja dilanjutkan dengan film Buah Terlarang (1979). Kemudian melejitlah nama mereka sebagai bintang idola remaja saat itu bersamaan dengan melambungnya film hit mereka Gita Cinta Dari SMA (1979).

Rabu, 15 April 2015

Kelas Inspirasi Medan 2 : Mengenang Kembali ke Masa Itu



Kelas Inspirasi. Saya sudah pernah mendengar sejak kali pertama diadakan di Medan. Ada seorang teman yang mengajak ikut serta menjadi relawan dokumentator sebagai videografer. Awalnya saya tertarik ikut namun kemudian saya ragu tapi mungkin lebih tepatnya minder. Belum yakin dengan kemampuan diri sendiri. Saya percaya ini acara hebat dan besar, tentunya banyak para profesioal dibidangnya masing-masing yang akan turut serta. Saya takut hasil dokumentasi saya nanti malah mengecewakan mereka. Jadi saya membatalkan tawaran teman saya kala itu.

Setelah Kelas Inspirasi Medan pertama selesai dan saya melihat hasilnya yang begitu luar biasa, saya kecewa mengapa sampai melewatkan kesempatan mulia itu. Untungnya ada teman yang bilang bahwa akan ada Kelas Inspirasi kedua di Medan dan saya harus ikut katanya. Ya! Saya memang harus ikut apapun yang terjadi. Saya harus ambil bagian dalam gerakan mulia ini. Saya terus memantapkan diri.

Saya mendaftar menjadi dokumentator sebagai videografer tanpa berpikir panjang meski saya tidak punya alat perekam. Akhirnya saya meminjam kamera saku teman yang bisa untuk merekam video dan hasil gambarnya sudah cukup lumayan. Alat sudah ada dan saya siap bertempur. Setelah melihat kelulusan, saya tahu para dokumentator yang berpartisipasi adalah mereka yang sudah ahli dibidang dokumentasi dan menggunakan alat perekam yang sudah profesional. Saya tetap semangat, disini kita tidak bersaing namun saling membantu dan mendukung kegiatan Kelas Inspirasi ini demi kemajuan dunia pendidikan di tanah air. Minder saya berkurang. Kata seorang teman bahwa bukan senjatanya yang penting namun siapa orang yang menggunakan senjata itu. Berbuat baik cuma butuh niat dan langsung gerak.

Senin, 16 Februari 2015

25 Aktris Terbaik Indonesia



Setelah menyajikan daftar para aktor terbaik negeri ini, kali ini giliran daftar para aktris film terbaiknya, tentu saja masih versi saya, yaitu:

1.    Christine Hakim
Sepanjang kariernya sebagai artis film, Christine dikenal sebagai aktris yang memiliki akting sangat bagus. Sehingga telah banyak mendapatkan pujian dan meraih penghargaan.  Aktris tangguh ini tampil mencuri perhatian dalam film pertamanya Cinta Pertama (1973), yang memberinya Piala Citra pemeran utama wanita terbaik dengan pujian. Hingga kini sudah mengumpulkan lima Piala Citra dari film Sesuatu Yang Indah (FFI 1977), Pengemis dan Tukang Becak (FFI 1979), Di Balik Kelambu (FFI 1983), Kerikil-kerikil Tajam (FFI 1985), dan Tjoet Nja’ Dhien (FFI 1988).


2.    Meriam Bellina
Namanya sangat populer di sepanjang era 80-an hingga sekarang. Meriam Bellina disebut sebagai Magma Perfilman Indonesia, karena bakatnya yang teruji di film-film berkelas. Mer secara mengejutkan merebut Piala Citra FFI 1984 untuk pemeran utama wanita terbaik dalam film Cinta Di Balik Noda (1984) mengalahkan pesaingnya yang cukup berat kala itu. Dia kembali meraih Piala Citra untuk film Taksi (FFI 1990) dan Get Married (FFI 2007).


Jumat, 13 Februari 2015

25 Aktor Terbaik Indonesia



Salah satu hal yang sangat penting dalam sebuah film adalah peran para aktor dalam menghidupkan karakter tokoh yang dimainkannya. Aktor bagaikan jiwa dalam sebuah film. Tingkat keberhasilan seorang aktor dalam memerankan sebuah karakter, tidak ada parameter khusus untuk mengukurnya. Semua tergantung selera penikmat film masing-masing.
Tanpa bermaksud menyampingkan peran para aktor lainnya yang telah turut berkontribusi dalam perfilman nasional, berikut ini saya menyajikan para aktor terbaik yang dimiliki tanah air hingga saat ini, berdasarkan kualitas, prestasi, loyalitas, dedikasi, dan pengaruhnya di dunia perfilman nasional. 

1. Deddy Mizwar
Aktor andal yang masih memegang rekor peraih Piala Citra FFI terbanyak untuk ketegori pemeran terbaik, dengan jumlah lima piala yang didapat dari Arie Hanggara (FFI 1986), Opera Jakarta (FFI 1986), Nagabonar (FFI 1987), Kuberikan Segalanya (FFI 1992) dan Nagabonar Jadi 2 (FFI 2007). Deddy pernah meraih dua Piala Citra sekaligus untuk dua kategori berbeda di tahun yang sama. di era tahun 80-an, nama Deddy Mizwar seakan tak pernah henti menjadi langganan nominasi FFI hingga mencapai 12 kali nominasi dalam kategori pemeran utama dan pemeran pendukung. Ia sering bermain di film-film yang berkualitas, ditangani sutradara andal, dan film-filmnya juga sukses dan diingat publik.


Jumat, 06 Februari 2015

Bintang Idola Dari Masa Ke Masa



Sejak awal kemunculannya hingga kini, perfilman nasional telah memberi kita banyak idola. Mereka semua tampil dengan keunikan tersendiri, namun sebenarnya ada dua hal sama yang paling menonjol yang mereka miliki, yaitu kharisma dan kualitas. Perpaduan dua hal tersebut yang membuat khalayak mencintai dan memperhatikan mereka sehingga kemudian menjadikannya sebagai bintang idola.
Berikut ini saya menghadirkan para bintang idola perfilman tanah air dari masa ke masa yang saya mulai dari generasi 70-an hingga sekarang, sekaligus bernostalgia sejenak:

-     Masa tahun 70-an

Roy Marten
Film layar lebar berjudul Bobby (1974) menjadi debut Roy di dunia akting. Namun kebintangannya mulai memuncak ketika berperan sebagai Anton, mahasiswa bengal dan nakal yang memacari dosen killer dalam film Kampus Biru (1976) berdasarkan novel laris karangan Ashadi Siregar, Cintaku di Kampus Biru. Film ini meninggalkan kesan yang mendalam buat Roy. Setelah itu, wajah tampannya tampil di beberapa judul film layar lebar lainnya. Kiprah Roy yang semakin mendapat pengakuan membuat tawaran demi tawaran terus menghampirinya. Sesuatu yang Indah (1976), Badai Pasti Berlalu (1976), Kugapai Cintamu (1977), adalah beberapa diantara 80-an judul film yang telah dibintanginya. Kemampuan aktingnya yang mumpuni membuat Roy kebanjiran banyak pujian. Di tahun 1977, Roy mendapat sejumlah penghargaan yakni Piala Djamaludin Malik FFI 1977 sebagai Pemain Muda Penuh Harapan, serta penghargaan dari KBRI Belanda atas film Roda-roda Gila (1977).


Kamis, 16 Oktober 2014

25 Film India Paling Berkesan



Entah kenapa film India selalu membuat saya merasa terikat dan tertarik untuk melihatnya. Meski banyak yang tidak suka karena durasinya terlalu panjang, cengeng, penuh lagu dan tarian. Ah justru disitulah ciri khasnya. Akhirnya semua tergantung selera masing-masing penikmat film. Berikut ini daftar 25 film bollywood yang paling berkesan dan susah dilupakan buat saya, meski sebenarnya jumlahnya bisa lebih dari ini.

1.    Aashiqui 2 (2013)
Film musikal tentang kisah cinta sepasang kekasih yang selalu melewati cinta dan benci, ketenaran dan kegagalan dalam hidup mereka. Akankah mereka tetap bersama menerima kesuksesan mereka, atau malah berpisah karena ego mereka? Meski terdapat angka 2, film ini bukan sekuel dari film Aashiqui (1990). Namun masih tetap mempertahankan adegan hujan-hujanan. Diiringi soundtrack lagu-lagu nan romantis. Chesmistry yang terbangun antara Aditya Roy Kapoor dan Shraddha Kapoor pun cukup menawan, Love makes life live...

2.    Desh Premee (1982)
Berkisah tentang Master Dinanth seorang veteran perang kemerdekaan India yang kini setelah merdeka melihat cinta rakyat untuk negara mereka tampaknya makin berkurang dan mereka terlalu sibuk memperkaya diri sendiri. Disini Amitabh Bachchan berperan ganda sebagai ayah dan anak. Film ini masih terus saja teringat meskipun dulu nontonya di tahun 80-an, mungkin karena lagu-lagunya yang indah terus terngiang. Apalagi ada Hema Malini dan Parveen Baby dalam film ini.

Rabu, 15 Oktober 2014

25 Film Nasional Paling Berkesan



Apakah yang menarik mengenai film? Sebuah bentuk imajinasi yang tidak pernah habis, kaya nuansa dan terdapat suatu ungkapan cita rasa pengkaryanya. Sangat menarik untuk digali dan penuh kesan. Berikut ini daftar 25 film nasional yang sangat berkesan bagi saya sejauh ini.

1.    5 cm. (2012)
Hasil adaptasi novel Donny Dhirgantoro ini bercerita tentang lima orang sahabat yang jenuh akan persahabatannya selama belasan tahun. Mereka pun memutuskan untuk pisah sementara. Hingga akhirnya mereka bertemu kembali di perjalanan mendaki gunung, dengan harapan menjadi pribadi yang lebih baik. Kagum sama sinematografinya yang keren banget dan penyutradaraan Rizal Mantovani yang dahsyat. Selain ceritanya yang memang sudah membekas terlebih dahulu. Dream... faith... fight...

2.    Mengejar Matahari (2004)
Kisah empat sahabat sedari kecil yang menjadi saksi saat preman setempat masuk penjara. Konflik muncul saat mereka tumbuh dewasa, jatuh cinta pada gadis yang sama dan kembalinya sang preman untuk membalas dendam. Mengejar matahari diibaratkan mengejar sesuatu yang kita anggap penting atau berharga. Cerita sederhana yang menyentuh. Persahabatan adalah setiap detik yang dilalui adalah hidup....adalah berlari....

Selasa, 14 Oktober 2014

25 Film Asing Paling Berkesan



Beberapa film dapat meninggalkan kesan yang dalam dan mempengaruhi hidup sesorang, bahkan terkadang sampai memberi sumbangsih pengalaman tak terlupakan. Berikut ini saya sajikan 25 film berbahasa asing (kecuali film India karena akan saya kelompokkan tersendiri) yang paling berpengaruh dan berkesan dalam hidup saya.

1.    The Lord of The Rings Trilogy (2001-2003)
Film hasil adaptasi novel karya J.R.R. Tolkien ini memang istimewa, penyajian zaman middle earth dengan segala makhluk ajaib di dalamnya, special effect canggih, visual effect modern, set yang indah, make up mendetail, cerita kolosal, sehingga dapat memberikan pengalaman sinematis yang luar biasa. Film yang disutradarai oleh Peter Jackson ini menjadi salah satu kisah fantasi terbaik sepanjang masa, menceritaka sebuah cincin ampuh dengan kekuatan dahsyat yang diperebutkan dan penentu nasibnya adalah Frodo (Elijah Wood) yang akan menghancurkan cincin itu di Mordor.

2.    Turtles Can Fly (2004)
Film yang diproduksi atas kerjasama Iran dan Irak ini mengisahkan tentang kehidupan anak-anak korban perang di Irak, dengan keluguan mereka menjalani hari-hari di tengah perang yang sedang terjadi dan menunggu nasib mereka selanjutnya. Ending film yang tak terduga bisa membuat hati kita tersentuh.

Selasa, 30 September 2014

20 Serial Televisi Paling Berpengaruh



Banyak serial televisi luar yang ditayangkan di televisi nasional menjadi sangat berpengaruh dalam hidup seseorang dan tak terlupakan. Entah karena jalan ceritanya yang menyentuh atau kehadiran para bintangnya yang memesona. Selanjutnya dalam proses akan membentuk selera masing-masing penonton. Berikut ini saya sajikan 20 serial televisi “The Most Influential and Unforgettable” dalam hidup saya.

1.      Twin Peaks (1990 – 1991)
Berkisah tentang penyelidikan agen khusus FBI Dale Cooper terhadap kematian seorang gadis bernama Laura Palmer yang penuh misteri dan bisa mengancam jiwa sang agen. Hal ini juga mampu mempengaruhi hidupnya selama keberadaannya di sebuah kota kecil bernama Twin Peaks. Menegangkan dan penuh intrik, gak bisa melewatkan satu episode pun. Serial ini hanya ada 2 season. 

Sabtu, 21 September 2013

Polisi Bollywood & Kumis

Pada era tahun 70 hingga 80-an perfilman bollywood banyak menampilkan peran-peran seorang polisi, entah itu sebagai tokoh antagonis maupun protagonis. Yang menarik, kebanyakan dari para polisi tersebut, penokohan fisiknya menambahkan tampilan kumis pada wajah, baik yang asli maupun buatan. Sekitar dua tahun belakangan ini peran seorang tokoh polisi atau tentara sebagai hero di dalam sebuah film bollywood kembali marak. Dan kebanyakan dari mereka semua tampilannya berkumis. Pemerannya pun diberikan kepada para aktor nomor wahid pencetak box office dan 3 Kings Khan (Shah Rukh, Aamir & Salman) pun ikut meramaikannya.
Hal ini bermula dari Salman Khan yang mencetak hit dengan filmnya Dabangg (2010) sebagai tokoh hero seorang polisi berkumis dan berkacamata. Karismanya memikat banyak penonton untuk membeli tiket, entah karena cerita filmnya atau karena tampilan baru Salman Khan yang berkumis. Karena laris dua tahun kemudian dibuatkan sekuelnya Dabangg 2 (2012). Yang jelas kemudian banyak aktor yang turut berperan sebagai tokoh seorang polisi atau pun tentara berkumis di film-film mereka.

Selasa, 30 Oktober 2012

Aktris Pemeran Utama di Film-film Rhoma Irama



Rhoma Irama selain sukses di dunia musik dangdut hingga dianggap sebagai “Raja Dangdut”, beliau juga sukses di dunia film setidaknya secara komersil. Sejauh ini tercatat sudah lebih dari 20 judul film layar lebar yang dibintangi Rhoma Irama. Film-filmnya sampai sekarang masih sering diputar di stasiun televisi, dan sering ditayangkan pada kesempatan-kesempatan tertentu.

Rhoma Irama sering memerankan dirinya sendiri sebagai Rhoma di setiap filmnya, meskipun di beberapa film beliau menggunakan nama lain sebagai tuntutan cerita, saat menyamar misalnya. Ciri khas lain dari film Rhoma Irama adalah dihiasi dengan lagu-lagu dangdut yang mengikuti alur cerita filmnya hingga kemudian lagu-lagu itu turut melegenda. 

Hanya sedikit aktris yang bermain menjadi pemeran utama wanita sebagai tokoh love interest Rhoma Irama dalam setiap filmnya. Entah kenapa hanya sedikit aktris yang bermain menjadi pasangan Rhoma Irama. Hingga terkesan hanya aktris itu-itu saja yang menjadi tokoh utamanya.

Berikut ini beberapa aktris yang sering menjadi pemeran utama wanita di setiap film Rhoma Irama :

Kamis, 06 September 2012

Aktor Laga Nasional


Kalau di Hollywood ada sekumpulan aktor laga yang kembali beraksi dalam sebuah film dan dikomandoi oleh Stallone, di Indonesia sebenarnya bisa juga melakukan hal yang sama. Mengumpulkan beberapa aktor laga yang pernah berjaya di tahun ’80-an untuk berkolaborasi dengan para bintang laga masa kini dalam sebuah film laga. Sesuatu yang menarik, mengingat film-film laga kita lebih menonjolkan jurus-jurus seni bela diri tanpa harus menggunakan senjata api dan mesiu. Apalagi jika dibuat dengan tema kolosal.
Untuk mengingat kembali para aktor laga kita yang pernah berjaya pada masanya, berikut ini beberapa diantaranya, yang semoga di suatu hari nanti bisa berkolaborasi menghadirkan sebuah film laga yang indah dan bermutu.
Tidak bisa dipungkiri jika mendengar kata aktor laga Indonesia legendaris, pasti kita akan menyebut nama Barry Prima. Beliau banyak membintangi film-film laga di era tahun 80-an hingga 90-an. Bahkan Barry Prima sudah identik dengan Jaka Sembung, tokoh yang sering diperankannya. Film-film beliau antara lain, Jaka Sembung Sang Penakluk (1981), Pasukan Berani Mati (1982), Carok (1985), Menumpas Teroris (1986), Mandala Dari Sungai Ular (1987), Macho (1994), dll.

Jumat, 16 Maret 2012

Queen of Bollywood


Queen of Bollywood sebutan untuk para aktris dari ranah Bollywood yang berhasil mencetak hits dari film-film yang mereka bintangi. Bukan hanya cantik tapi mereka juga piawai berakting dan mampu menghadirkan pesona yang mengagumkan sehingga menambah jumlah penonton untuk datang ke bioskop. Mereka jadi pujaan hati para penggemarnya. Film-film mereka hampir selalu merajai tangga box office. Berikut adalah para Ratu Bollywood dari masa ke masa :

Tahun 1950-an : Meena Kumari

Lahir dengan nama Mahjabeen Ali Bux pada tanggal 13 Agustus 1933, mengawali karirnya dalam film Leatherface (1939). Setelah dewasa ia menggebrak publik lewat film Baiju Bawra (1952) penampilannya sangat kuat, sehingga ia berhasil mendapatkan penghargaan aktris terbaik dari Filmfare Awards. Lalu terus membuat hits lewat film-film seperti Daera (1953), Ek Hi Rasta (1956), Sharda (1957) dan Dil Apna Aur Preet Parayi (1960).

Minggu, 25 Desember 2011

Menikah - Duet - Berpisah


Beberapa pasangan penyanyi berikut memutuskan untuk bercerai setelah membina rumah tangga sekian lama. Mungkin sebenarnya hal itu tidak mereka inginkan namun dengan alasan yang klise seperti tidak adanya kecocokan lagi, merekapun akhirnya memutuskan untuk berpisah. Dan ketika masih menjadi pasangan suami istri mereka pernah berkolaborasi untuk menghasilkan karya dibidang musik dengan menelurkan beberapa album duet. Kebanyakan album mereka cukup meledak di pasaran, bahkan berhasil memperoleh beberapa penghargaan di bidang musik. Meski kini mereka sudah tidak bersatu lagi namun karya-karya album duet mereka tetap abadi dan setidaknya pernah singgah di hati para penikmat musik di tanah air. Mereka yang disebutkan di atas antara lain :

1.        Anang dan Krisdayanti
Pasangan ini cukup fenomenal kala itu. Dua penyanyi solo yang sedang beranjak meniti karir akhirnya memutuskan untuk menikah di tahun 1996. Duet mereka diawali dengan kisah cinta yang sangat romantis. Album duet perdana Anang dan Krisdayanti, berjudul Cinta (1996), dibuat Anang sebagai kado untuk para undangan yang datang ke pernikahan mereka. Kolaborasi vokal ngerock Anang dan vokal pop Krisdayanti ternyata menjadikan lagu-lagu di album pertama ini menjadi unik. Album inipun akhirnya meledak di pasaran, sehingga merekapun terus memproduksi album duet yang mengiringi album-album solo mereka. Total mereka sudah menghasilkan 7 album duet dan berbagai penghargaan dari album-album tersebut. Banyak lagu hits yang berasal dari album-album tersebut, antara lain Berartinya Dirimu, Cinta, Demi Cinta, Timang-timang, Makin Aku Cinta, Rapuh dan lain sebagainya. Namun setelah gonjang-ganjing kehidupan rumah tangga mereka, pada pertengahan Agustus 2009 pernikahan ini pun kandas.

Kamis, 13 Oktober 2011

10 Sinetron TVRI Yang Paling Mengesankan

Sinetron (sinema elektronik) adalah istilah yang mulai diperkenalkan pada era TVRI sekitar akhir tahun 80-an sebagai pengganti istilah untuk serial televisi atau film yang dibuat untuk tayangan televisi, karena bahan baku yang digunakan adalah non pita film. Kala itu TVRI sukses dengan program unggulannya berupa “Sepekan Sinetron“ yang ditayangkan pada momen-momen tertentu semisal ulang tahun TVRI atau perayaan Tahun Baru. TVRI juga banyak menghasilkan sinetron-sinetron seri yang bermutu dan banyak digemari masyarakat, yang kala itu masih disebut “ Serial “.

Sekedar bernostalgia, berikut ini ada 10 sinetron dan serial TVRI yang paling mengesankan :

10. Keluarga Marlia Hardi

Serial ini menggambarkan sebuah keluarga yang harmonis, terdiri dari ayah (Awaludin) dan ibu (Marlia Hardi) dengan anak-anak Didu, Kiki dan Ruri dibantu seorang pembantu bi Supi. Setiap konflik yang muncul selalu dibicarakan dan dipecahkan bersama. Ruang tamu dan meja makan sering dijadikan tempat untuk dialog keluarga. Peran Bu Mar sangat mengesankan sebagai ibu yang penyabar, lembut, bijaksana, telaten memberi nasihat, dan selalu menganjurkan untuk tidak berputus asa.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Narsis ala Tom Cruise

Narsisisme berarti  perasaaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir. Bahkan sifat ini juga menghinggapi sang mega bintang Tom Cruise. Aktor yang ngetop lewat film Top Gun (1986) dan mengawali karirnya dalam film Endless Love (1981). Jika diperhatikan dari poster-poster film dimana ia menjadi pemeran utamanya, kebanyakan memasang wajahnya dengan close up atau setidaknya setengah badan sendirian. Dan namanyapun ditulis besar-besar. Kelihatannya ia ingin lebih menonjolkan diri dari pemain yang lain. Mungkin ia sadar punya nilai jual yang tinggi dan tampaknya para produser cenderung mengikuti keinginannya. Bahkan film Mission Impossible yang di serial TV nya terdiri dari beberapa tokoh utama, ditangannya menjadi seperti one man show sehingga di poster filnya pun hanya menampilkan wajah Tom Cruise. Tapi hal tersebut tidak terjadi jika ia berpasangan dengan Nicole Kidman (yang pernah menjadi istrinya) dalam film Far and Away (1992) dan Eyes Wide Shut (1999) atau jika ia bermain bersama para seniornya seperti bersama Paul Newman dalam The Color of Money (1986), Dustin Hoffman dalam Rain Man (1988), Jack Nicholson dalam A Few Good Men (1992), Robert Redford dalam Lions For Lambs (2007). Dia rela berbagi tempat bersama mereka dalam poster film.

Berikut ini beberapa poster film yang dibintangi Tom Cruise dan memajang wajahnya.

 
Referensi : Cinemags No. 66

Kamis, 29 September 2011

Aktor Ketinggalan Citra

Piala Citra adalah sebuah bentuk simbol penghargaan bagi para insan perfilman di tanah air yang diberikan setiap tahunnya pada saat acara penganugerahan Festival Film Indonesia (FFI), atas pencapaian prestasi dan kerja keras para pekerja film. FFI mulai diselenggarakan pada tahun 1955 dan Piala Citra mulai diberikan pada tahun 1966. Piala Citra biasanya dibagikan untuk tiap unsur pengkategorian pada sebuah film seperti, penata suara, penata musik, penata artistik, sinematografi, penyuntingan, penulis skenario, pemeranan, sutradara dan film terbaik.
Setiap aktor dan aktris pasti mendambakan piala tersebut karena merupakan simbol atas keberhasilan mereka dalam memerankan suatu karakter atau tokoh dalam sebuah film yang mereka bintangi, serta telah diakui oleh para dewan juri FFI tentunya. Mendapatkan Piala Citra juga dapat menambah gengsi seorang aktor maupun aktris dalam dunia akting.  
Sudah banyak aktor dan aktris yang mendapatkan Piala Citra tersebut, bahkan ada yang mendapatkannya lebih dari satu kali. Namun tidak sedikit juga yang kecewa karena belum pernah memperolehnya tetapi hanya sampai masuk pada daftar nominasi penerimanya saja. Sehingga mereka sering disebut sebagai langganan nominasi.
Nama-nama aktor dan aktris berikut ini adalah mereka yang hanya masuk dalam daftar nominasi kategori pemeranan namun belum beruntung untuk mendapatkan Piala Citra satu kali pun hingga penyelengggaraan FFI tahun 2010 ini.

Rabu, 21 September 2011

Warkop's Girls

Warkop’s Girls adalah sebutan untuk para wanita cantik pendamping Warkop DKI dalam setiap film mereka. Sama halnya dengan James Bond yang punya Bond’s Girls. Walau tanpa kehadiran para Warkop Girls tersebut sebagai pemanis, sebenarnya film Warkop tetap saja bisa laris karena mereka lebih menonjolkan komedi yang cerdas dan mengolah isu sosial, walau terkadang diselingi humor slapstick agar mudah dicerna semua golongan masyarakat.

Dari sekian banyak nama aktris yang pernah menjadi Warkop’s Girls, berikut ini adalah daftar 10 aktris yang paling sering tampil di film Warkop :

10. Chintami Atmanegara

Penyanyi, pemain film dan bintang sinetron ini sudah main di 3 film Warkop yaitu Chips (1982), Gantian Dong (1985) dan Sama Juga Bohong (1986). Meskipun di dua film awal Chintami hanya sebagai bintang tamu.

Sabtu, 17 September 2011

10 Pelawak Paling Dikenang


Melawak merupakan salah satu usaha untuk membuat orang lain terhibur hingga tertawa atau setidaknya gembira dan tidak semua orang bisa berhasil melakukannya. Kadang hanya dengan melihat mimik wajah atau gerakan anggota tubuh mereka kita bisa dibuat tertawa . Pelawak atau komedian sudah jadi sebuah profesi yang menjanjikan hingga membuat mereka jadi selebritis. Diantara begitu banyaknya pelawak yang telah menghibur kita, ada beberapa nama yang begitu menonjol hingga layak menjadi ikon lawak di Indonesia. Tanpa mengabaikan nama-nama pelawak lainnya, berikut adalah para pelawak yang paling sering dikenang karyanya berkat pencapaian, dedikasi dan kepopulerannya :

1.        Bing Slamet
Bing Slamet adalah salah satu maestro lawak di Indonesia pada masanya bersama Kwartet Jaya, grup yang terdiri dari Bing Slamet, Ateng, Iskak dan Eddy Sud. Selain itu dia juga banyak bermain dalam film-film komedi pada era tahun 1960-an dan 1970-an. Bing Slamet hebatnya mampu membagi konsentrasi antara bermain musik, menyanyi, bikin lagu, melawak, dan main film layar lebar. Setidaknya ada 20 film layar lebar yang dibintanginya, mulai dari era film hitam putih hingga berwarna. Untuk mengenangnya Titiek Puspa menciptakan lagu yang berjudul Bing.